Selasa, 23 Agustus 2011

Tutorial Footprinting Dengan Nmap

Nama Kelompok :

I Made Indra Purnawan (080010001)
I Made Wira Dharma (080010243)
I Ketut Alit Surya Dinata (080010244)
I Kadek Suradira Wijaya (080010676)


Tutorial Footprinting dengan Nmap



1. Jika dalam Ubuntu sudah terinstal nmap dan ingin menginstal nmap dengan tipe file tar.gz maka nmap harus diuninstall dengan perintah sudoapt-get remove nmap dengan hasil sebagai berikut:




2. Setelah ter-unistall, Lakukan penginstalan build-esential yang berguna untuk mengekstrak file tar.gz dengan perintah sudo apt-get install build-essential dengan hasil sebagai berikut :





Jika Anda menggunakan ubuntu versi 11 ke atas, maka tidak perlu menginstall build-essential lagi, karena sudah terdapat dalam sistem ubuntu versi 11 ke atas.

3. Setelah ter-install build-essential selesai download file nmap.tar.gz di http;//nmap.org/download.html. pada percobaan ini digunakan nmap_5.00.orig.tar.gz, lalu untuk memudahkan proses extraksi file tersebut pindahkan ke home folder dan melakukan langkah extrak melalui terminal dengan perintahtar xvjf nmap-5.51.tar.bz2

Dapat dilihat pada gambar di bawah ini :









Setelah terekstrak lakukan langkah configure dengan perintah :
cd nmap-5.51
./configure

Atau seperti gambar dibawah :





Setelah terconfigure maka ketik perintah: make



Setelah proses make berjalan ketikan perintah sudo su untuk masuk ke root, lalu lakukan langkah penginstallan nmap dengan ketikan perintah make install
Seperti pada gambar di bawah ini :



Setelah melakukan make install maka akan tampil, bahwa nmap telah terinstall dengan sukses seperti pada gambar berikut:



4.Setelah nmap teristall kita bisa melakukan proses scan pertama dengan mengetahui IP address dari domain yang ingin kita scan atau mengetahui informasi yang dimiliki domain tersebut dengan ketik perintah host nama domain
Seperti ditunjukan pada gambar berikut :



Dengan alamat ip tersebut kita bisa melakukan scan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai web target kita. Sebelum memulai, untuk mengetahui fasilitas apa yang tersedia dari Nmap. Untuk itu dengan melihat option yang tersedia. Untuk mengetahui option yang tersedia dari Nmap, cukup memanggil Helpnya dengan perintah; nmap –h
Contoh:
A. Mengetahui informasi yang dimiliki www.mastergomaster.com
Dengan perintah : nmap –sS –O –P0
mastergomaster.com
bisa mengetahui port yang dipakai, status menyala atau tidak, ip adressnya,servis dan lain-lain seperti ditunjukan pada gambar. Tapi sebelumnya kita harus masuk ke root terlebih dahulu dengan perintah; sudo -i .selanjutnya baru-lah menggunakan perintah scan nmap



B. Mengetahui informasi yang dimiliki www.kedaibola.comDengan perintah : nmap –sS –O –P0 www.kedaibola.com bisa mengetahui port yang dipakai, status menyala atau tidak, ip adressnya,servis dan lain-lain seperti ditunjukan pada gambar :



C. Mengetahui informasi yang dimiliki www.tabloid.com Dengan perintah ; nmap –sS –O –P0 www.tabloid.com seperti ditunjukan gambar dibawah :



D. Untuk mengetahui informasi www.scanme.nmap.org dengan cara yang sedikit berbeda yaitu dengan perintah nmap –A –T4 www.scanme.nmap.org dimana arti dari –A disini adalah untuk memeriksa system operasi dan versi,pemeriksaan skrip.dan traceroute; -T4 untuk eksekusi lebih cepat ;dan dua buah nama host target.dengan hasil yang diberikan sebagai berikut:



5. Selanjutnya kita bisa juga mengetahui informasi-informasi lain yang dimiliki target dengan perintah whois domain atau IP targetatau bisa melalui website di www. netcraft.com . contoh penggunaan whois adalah;
Catatan : Dalam gambar dibawah sudah diedit karena mendapatkan informasi yang sangat panjang jadi hasilnya sedikit diubah,dan diambil yang penting-pentingnya saja.
a. Untuk mengetahui informasi www.mastergomaster.com



b. Untuk mengetahui informasi www.kedaibola.com



c. Untuk mengetahui informasi www.tabloid.com



d. Untuk mengetahui informasi www.scanme.com



Dari ke-4 contoh diatas dapat dirangkum dengan table dibawah ini yaitu :









Lebih Jauh tentang Jenis Port Scanning pada Nmap
Setiap pengelola sistem memiliki strategi pengamanan yang berbeda-beda.Untuk itu cara-cara yang telah dijelaskan di atas mungkin tidak selalu dapat diterapkan.Nmap sendiri memberikan beberapa teknik port scanning untuk menghadapi “medan” tempur yang berbeda-beda.Untuk itu terkadang dibutuhkan latihan dan kreatifitas yang tinggi bagi Anda yang ingin menembus sistem pertahanan lawan tanpa diketahui pemiliknya (Oops, kami tidak menyarankan apalagi memprovokasi Anda lho). Diatas telah diperkenalkan beberapa option dari Nmap yang merupakan teknik scan. Berikut ini teknik scan lanjutan yang dapat Anda manfaatkan sesuai dengan medan tempur yang ada:

a. TCP connect scan -sT
Jenis scan ini terhubung ke port host target dan menyelesaikan three-way handshake (SYN, SYN/ACK dan ACK) Scan ini mudah terdeteksi oleh pengelola host target.

b. TCP SYN Scan -sS
Teknik ini dikenal sebagai half-opening scanning karena suatu koneksi penuh tidak sampai terbentuk. Suatu paket SYN dikirimkan ke port host target. Bila SYN/ACK diterima dari port host target, maka Anda dapat mengambil kesimpulan bahwa port tersebut dalam status listening. Jika RST/ACK Anda terima, biasanya menunjukkan bahwa port tersebut tidak listening. Suatu RST/ACK akan dikirim oleh mesin yang melakukan scanning sehingga koneksi penuh tidak akan terbentuk. Teknik ini bersifat siluman dibandingkan dengan TCP koneksi penuh dan tidak akan tercatat pada log host target.

c. TCP FIN scan –sF
Teknik ini mengirimkan suatu paket FIN ke port host target. Berdasarkan RFC 793, host target akan mengirim balik suatu RST untuk setiap port yang tertutup. Teknik ini hanya dapat dipakai pada stack TCP/IP berbasis Unix.

d. TCP Xmas tree scan -sX
Teknik ini mengirimkan suatu paket FIN, URG dan PUSH ke port host target. Berdasarkan RFC 793, host target akan mengembalikan suatu RST untuk semua port yang tertutup.

e. TCP Null scan -sN
Teknik ini membuat off semua flag. Berdasarkan RFC 793, host target akan mengirim balik suatu RST untuk semua port yang tertutup.

f. TCP ACK scan -sA
Teknik ini digunakan untuk memetakan set aturan firewall. Hal ini sangat membantu Anda dalam menentukan apakah firewall yang dipergunakan adalah simple packet filter yang membolehkan hanya koneksi penuh saja (koneksi dengan bit set ACK) atau suatu firewall yang menjalankan advance packet filtering.

g. TCP Windows scan -sW
Teknik ini dapat mendeteksi port-port terbuka maupun terfilter/tidak terfilter pada sistem-sistem tertentu seperti pada AIX dan Free BSD sehubungan dengan anomali dari ukuran windows TCPnya.

h. TCP RPC Scan -sR
Teknik ini spesifik hanya pada sistem Unix dan digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi port RPC dan program serta nomor versi yang berhubungan dengannya

i. UDP Scan -sU
Teknik ini mengirimkan suatu paket UDP ke port host target. Bila port host target memberikan response pesan berupa “ICMP port unreachable” artinya port ini tertutup. Sebaliknya bila tidak menerima pesan tersebut, Anda dapat menyimpulkan bahwa port tersebut terbuka.Karena UDP dikenal sebagai connectionless protocol, maka akurasi teknik ini sangat bergantung pada banyak hal sehubungan dengan penggunaan jaringan dan sistem reources lainnya.
Apapun teknik port scan yang akan Anda pergunakan, Anda perlu berhati-hati dalam menggunakan terhadap host target. Tindakan Anda melakukan port scanning ke host target yang bukan wewenang Anda dapat saja menimbulkan reaksi yang mungkin tidak Anda duga sebelumnya dari pengelola host target seperti serangan balik, pemblokiran terhadap acount oleh ISP dan sebagainya. Jadi sebaiknya Anda menguji coba pada sistem Anda sendiri.

Enam status port yang dikenali Nmap

open
Sebuah aplikasi secara aktif menerima koneksi paket TCP atau UDP pada port ini.Menemukan port terbuka ini seringkali merupakan tujuan utama scanning port.Orang dengan pikiran keamanan (security-minded) tahu bahwa setiap port terbuka merupakan celah untuk serangan.Penyerang dan pen-testers ingin mengeksploitasi port terbuka, namun administrator berusaha menutup atau melindungi mereka dengan firewall tanpa mengganggu user yang berhak. Port terbuka juga menarik bagi scan bukan keamanan karena mereka memberitahu layanan yang dapat digunakan pada jaringan.

closed
Port tertutup dapat diakses (ia menerima dan menanggapi paket probe Nmap), namun tidak ada aplikasi yang mendengarkan padanya. Mereka bermanfaat dengan menunjukkan bahwa host up pada alamat IP tersebut (host discovery, atau ping scanning), dan sebagai bagian deteksi SO. Oleh karena port tertutup dapat dijangkau, bermanfaat untuk mencoba scan di waktu yang lain jikalau port tersebut terbuka. Administrator mungkin perlu mempertimbangkan untuk memblok port tersebut dengan firewall. Lalu mereka akan muncul dalam status filtered, yang akan didiskusikan.

filtered
Nmap tidak dapat menentukan apakah port terbuka karena packet filtering mencegah probenya mencapai port. Filter ini dapat dilakukan oleh device firewall, aturan pada router, atau software firewall pada host. Port ini membuat penyerang frustrasi karena mereka memberikan sedikit informasi. Terkadang mereka menanggapi dengan pesan kesalahan ICMP misalnya tipe 3 kode 13 (tujuan tidak dapat dicapai: komunikasi dilarang secara administratif), namun yang lebih umum adalah filter yang hanya men-drop probe tanpa memberi tanggapan. Hal ini memaksa Nmap berusaha beberapa kali untuk memastikan probe tidak di-drop akibat jaringan yang padat. Hal ini sangat memperlambat proses scan.

unfiltered
Status unfiltered berarti bahwa port dapat diakses, namun Nmap tidak dapat menentukan apakah ia open atau closed. Hanya scan ACK, yang digunakan untuk mengetahui aturan firewall, menggolongkan port ke dalam status ini. Pemeriksaan port unfiltered dengan tipe pemeriksaan lain seperti Window scan, SYN scan, atau FIN scan, dapat membantu mengetahui apakah port terbuka.

open|filtered
Nmap menganggap port dalam status ini bila ia tidak dapat menentukan apakah port open atau filtered. Hal ini terjadi untuk jenis pemeriksaan ketika port terbuka tidak memberi respon. Tidak adanya tanggapan dapat pula berarti bahwa packet filter men-drop probe atau respon yang diberikan. Sehingga Nmap tidak dapat mengetahui dengan tepat apakah port terbuka atau difilter. Scan UDP, IP protocol, FIN, NULL, dan Xmas mengklasifikasikan port dengan cara ini.

closed|filtered
Status ini digunakan ketika Nmap tidak dapat menentukan apakah port tertutup atau di-filter.Ia hanya digunakan pada scan idle ID IP.

Selasa, 23 Juni 2009

RANGKUMAN KULIAH ALGORITMA II

1.Struktur Data dan Algoritma.

Algoritma adalah urutan langkah logis untuk memecahkan masalah. Dan Struktur data berarti tata letak data yang berisi kolom-kolom data, baik itu kolom yang tampak oleh pengguna (user) atau pun kolom yang hanya digunakan untuk keperluan pemrograman yang tidak tampak oleh pengguna.

2. Materi yang Dipelajari dalam Mata Kuliah Algoritma dan Struktur Data II, antara lain :

Array
Array adalah suatu struktur yang terdiri dari sejumlah elemen yang memiliki tipe data yang sama. Elemen-elemen array tersusun secara sekuensial dalam memori computer. Terdapat beberapa jenis array, yaitu : Array satu dimensi, array dua dimensi, tiga dimensi ataupun multi dimensi.
- Array Satu Dimensi
Array satu dimensi adalah kumpulan elemen-elemen identik yang tersusun dalam satu baris. Elemen-elemen tersebut memiliki tipe data yang sama, tapi isi dari elemen tersebut boleh berbeda.

Bentuk umumnya :
<tipe data>NamaArray[n] = {elemen0,elemen1,elemen2,....n}

n = jumlah elemen.

- Array Dua Dimensi
Array dua dimensi adalah array yang terdiri dari beberapa baris dan beberapa kolom elemen yang bertipe sama. Array dua dimensi sering digambarkan sebagai sebuah matriks.

Bentuk umum :
<tipe data>NamaArray[m][n];
Atau
<tipe data>NamaArray[m][n]={{a,b...z},{1,2,...n-1}


Pointer
Terdapat beberapa definisi Pointer, antara lain :
- Penunjuk
- Biasanya digunakan dalam mengakses elemen array
- Pengiriman argument pada fungsi(struct).
- Pengiriman array dan string pada fungsi.
- Manipulasi memory (alamat dimana data tersimpan).
- Untuk membuat Linked List.

Bentuk Umum :
<tipe data>namaVariabel;
Contoh :
Int*px;

Variabel px merupakan pointer. Tipe data int berarti alamat memori yang ditunjuk oleh px dimaksudkan untuk berisi data bertipe int.


Structure
Structure adalah kumpulan elemen-elemen data yang digabungkan menjadi satu kesatuan. Masing-masing elemen data tersebut dikenal dengan sebutan field. Field data tersebut dapat memiliki tipe data yang sama ataupun berbeda, tetapi tetap berada dalam satu kesatuan dan dapat diakses secara individual.

Bentuk umum :
Struct namastruct
{
<tipe data> field1;
<tipe data> field2;
<tipe data> field3;
};
Contoh :
Struct mahasiswa
{
char nim[12];
char nama[25];
char alamat[45];
float ipk;
};

Linked List
Linked list adalah sekumpulan elemen bertipe sama, yang mempunyai keterurutan tertentu, yang setiap elemenya terdiri dari dua bagian.

Bentuk umum :
Typedef struct telmlist
{
Infotype info;
Address next;
}elmtlist;

Infotype: sebuah tipe terdefinisi yang menyimpan onformasi sebuah elemen list.
Next : address dari elemen berikutnya.

Linked List dapat dibagi menjadi dua jenis,yaitu :
- Single Linked List, adalah susunan berupa untaian yang berisi sebuah variable pointer, dan bersifat satu arah.
Pembuatan single linked list menggunakan dua metode :
- LIFO (Last IN First Out), aplikasinya : Stack.
- FIFO (First IN First Out), aplikasinya : Queue.

- Double Linked List, adalah linked list yang berpointer ganda dan bersifat mullti arah.

Stack
Stack adalah suatu tumpukan dari benda. Konsep utamanya adalah LIFO, benda terakhir yang masuk dalam stack akan menjadi benda yang pertama dikeluarkan dari stack. Operasi-operasi yang terdapat dalam stack, antara lain :
Push Untuk menambahkan item pada tumpukan paling atas.
Pop Untuk mengambil item teratas.
Clear Untuk mengosongkan stack
IsEmpty Untuk memeriksa apakah stack kosong.
IsFull Untuk memeriksa apakah stack sudah penuh
Retrieve Untuk mendapatkan nilai dari item teratas.

Queue
Queue berarti antrian. Queue merupakan salah satu contoh aplikasi pembuatan double linked list. Operasi-operasi yang terdapat dalam Queue, sebagai berikut :
- EnQueue Memasukkan data ke dalam antrian.
- DeQueue Mengeluarkan data terdepan dari antrian.
- Clear Menghapus seluruh antrian.
- IsEmpty Memeriksa apakah antrian kosong.
- IsFull Memeriksa apakah antrian penuh.

Tree
Tree merupakan kumpulan node/simpul dengan elemen khusus yang disebut Root. Node lainnya terbagi menjadi himpunan-himpunan yang saling tak berhubungan satu sama lain (disebut subtree ). Istilah-istilah umum dalam Tree :
- Jenis-Jenis Tree :
• Binary Tree.
• Full Binary Tree.
• Complete Binary Tree.
• Skewed Binary tree.

3. Kesimpulan
Algoritma adalah urutan langkah logis untuk memecahkan masalah. Dan Struktur data berarti tata letak data yang berisi kolom-kolom data, baik itu kolom yang tampak oleh pengguna (user) atau pun kolom yang hanya digunakan untuk keperluan pemrograman yang tidak tampak oleh pengguna.
Materi yang terdapat dalam mata kuliah algoritma dan struktur data II meliputi : Array, Pointer, Structure, Linked list,stack, Queue, dan Tree.
Array adalah Struktur data yang memiliki banyak elemen di dalamnya, dengan masing-masing elemen memiliki tipe data yang sama.
Pointer adalah type data khusus yang berfungsi menampung bilangan tertentu yang menunjuk pada lokasi memori tertentu. Structure adalah kumpulan elemen-elemen data yang digabungkan menjadi satu kesatuan. Linked list adalah list yang didesain dengan cara mendefinisikan sebuah elemen yang memiliki hubungan atau link dengan elemen lain yang dihubungkan dengan elemen yang lain lagi. Stack adalah list yang besifat LIFO. Queue adalah struktur list dengan sifat FIFO, cara kerjanya seperti antrian manusia. Tree : suatu struktur data yang setiap elemen terhubung sedemikian rupa sehingga berbentuk seperti pohon.

4. Kesan dan Pesan Kepada Pengajar
Kesan : materi yang disampaikan jelas dan mudah dimengerti ditambah dengan cerita-cerita lucu dari Pak Dody membuat suasana kelas menjadi lebih hidup dan membuat rasa ngantuk hilang seketika.
Pesan : -
Wira Dharma Blog © 2008. Design by :Yanku Templates Sponsored by: Tutorial87 Commentcute
This template is brought to you by : allblogtools.com Blogger Templates